Archive for December 2013

Pentingnya Pendidikan

Friday, December 13, 2013
Posted by XI IPS 1
Artikel Tentang PendidikanSalah satu aspek yang menentukan kemajuan dari suatu negara adalah tingkat pendidikan warga negaranya. Di negara Indonesia masalah pendidikan menjadi satu masalah yang belum bisa teratasi sampai saat ini. Hampir separuh lebih dari seluruh warga negara Indonesia hanya lulus jenjang SD dan SMP. Sedangkan sisanya telah lulus SMA dan sedikit sekali yang lulus perguruan tinggi. Semakin tinggi jenjang pendidikan seseorang maka akan semakin besar pula kesempatan untuk diterima di suatu lembaga atau instansi. Kurangnya sosialisasi pendidikan juga menjadi penyebab kebanyakan warga indonesia kurang memahami pentingnya pendidikan di era Globalisasi saat ini.
Selain itu, sikap primitif yang sudah membudaya di negara Indonesia juga menjadi salah satu penyebabnya. Sikap-sikap primitif tersebut, seperti kebiasaan perempuan tidak disekolahkan dengan alasan nantinya hanya akan menjadi ibu rumah tangga, kebiasaan mementingkan uang dari pada pendidikan, serta masih banyak lagi yang lainnya. Sudah jelas sekali di dalam semua agama, seperti islam memerintahkan seluruh umatnya untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya, namun mungkin semua itu hanya dijadikan omong kosong belaka. Pendidikan dilaksanakan dengan tujuan untuk membentuk karakteristik seseorang agar menjadi lebih baik. Melalui jalur pendidikan foormal, warga negara juga diharapkan dapat memiliki kecerdasan dan mengerti nilai-nilai baik dan buruk agar dapat dipergunakan nantinya. Tidak ada batasan umur, kasta. atau waktu bagi seseorang untuk memperoleh pendidikan. Pendidikan menjadi hak asasi bagi semua manusia mulai dari lahir sampai akhirnya meninggal. Hak asasi tersebut tidak boleh diktentang karena merupakan pemberian dari Tuhan Yang Maha Esa. Selain pendidikan formal, pendidikan juga dapat dilakukan melalui lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. Pendidikan ini disebut sebagai pendidikan Nonformal. Pendidikan ini sangat penting dibandingkan dengan pendidikan formal karena semua yang diterima dari pendidikan formal dapat diaplikasikan langsung ke kehidupan nyata. Selain itu pendidikan nonformal juga menjadi faktor terpenting untuk pembentukan jiwa dan sikap dari seseorang. Jika pendidikan di dalam keluarga sangat baik tentu akan membuat seseorang menjadi lebih semangat untuk menuntut pendidikan formal. Pendidikan formal dibagi menjadi 3 jenjang pendidikan, yakni jenjang pendidikan dasar, jenjang pendidikan menengah, serta jenjang pendidikan perguruan tinggi.

Kebudayaan Jateng

Posted by XI IPS 1
Jawa Tengah adalah propinsi dimana budaya jawa banyak berkembang disini karena di jawa tengah dahulu banyak kerajaan berdiri disini itu terlihat dari berbagai peninggalan candi di jawa tengah. Mahakarya yang sungguh mempesona adalah batik di jawa tengah setiap daerah mempunyai corak batik tulis yang berbeda beda mereka mempunyai ciri khas sendiri – sendiri. selain batik ada juga kesenian yang tak kalah luar biasanaya ada wayang kulit yang sudah diakui dunia sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO ada juga tembang tembang (lagu lagu ) jawa yang diiringi oleh gamelan (alat musik) yang juga dikenal dengan campursariada juga ketoprak yang merupakan pertunjukan seni peran khas dari jawa.
          Di Jawa Tengah juga masih ada kerajaan yang sampai sekarang masih berdiri tepatnya di Kota Solo yang dikenal dengan Kasunanan Solo. Budaya jawa tengah sungguh banyak mulai dari wayang ,wayang orang, ketoprak,tari dan masih banyak lagi. Kebudayaan yang ada di wilayah Provinsi Jawa Tengah mayoritas merupakan kebudayaan Jawa, namun terdapat pula kantong-kantong kebudayaan Sunda di wilayah sebelah barat yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat terutama di Kabupaten Brebes dan Kabupaten Cilacap. Adapun budaya

CLASSMEETING MALIDA

Posted by XI IPS 1
CLASSMEETING SEMESTER GASAL
TP. 2013/2014

Classmeeting kali ini dibuat lebih kreatif dan lain dari yang sebelumnya. Biasanya classmeeting semester gasal dengan tema olahraga, tapi tahun ini OSIS mengambil tema perpaduan 4 Aspek. Perpaduan ini menciptakan banyak cabang lomba, diantaranya :

1.      Futsal
2.      Debat
3.      Artikel
4.      Cerpen
5.      Puisi

6.      Bola Volly
7.      Basket
8.      Lari 100 M
9.      Lari 200 M
10.  Bulu Tangkis
11.  Bakiak
12.  Tarik Tambang
13.  Web. Blog
14.  Poster
15.  Melukis Tong Sampah
16.  Catur
17.  Pidato : Arab, Inggris, Jawa
18.  Membuat Sulak
19.  Membuat Barang Ekonomis
20.  Menulis Puisi
21.  Balap Karung
22.  Pukul Air
23.  Makan Krupuk
24.  Mr & Mrs Malida
25.  Reportase
26.  Tartil
27.  Tahlil
28.  Adzan
29.  Singing
30.  Senam Pramuka dan Yel- yel

Classmeeting ini berjalan dengan lancar dan sangat meriah. Pada hari pertama classmeeting dibuka oleh Kepala Madrasah Bapak Drs. H. Sugiwanto, M.M dan langsung dilanjutkan dengan berbagai perlombaan. Lomba yang pertama adalah lomba bola volly yang berlangsung di halaman Belakang Aula . Disisi lain juga terlaksana lomba tenis meja di halaman MA Mathalibul Huda Mlonggo, dan Futsal di halaman utama.
Pada hari kedua ada lomba Futsal di halaman utama, Badminton juga di halaman MTs Mathalibul Huda Mlonggo, Catur di teras kelas X-1,
Pada hari terakhir, final lomba futsal antara kelas X-5 dan X-3, disisi lain juga ada lomba web blog yang dilaksanakan di Lab. Komputer , juga terdapat lomba membuat barang ekonomis di Aula Belakang. Bersamaan dengan itu juga terlaksana lomba Mr dan Mrs Malida yang terlaksana di Halaman Utama MA dan Rank 1.




Dalam Kamus Bahasa Indonesia, rakyat diartikan sebagai penduduk sebuah negara atau wilayah, sedangkan pemimpin adalah orang yang memimpin. Perbedaan diantara keduanya terletak pada yang dipimpin dan yang memimpin. Artinya dimana ada rakyat, pasti ada Pemimpin, yang akan mengelola jalannya roda pemerintahan untuk kesejahteraan seluruh rakyat yang dipimpinnya. Fungsi pemimpin yaitu sebagai pemegang amanah yang diberikan oleh sang rakyat, dan ini merupakan sebuah beban berat yang harus dipikul oleh seorang pemimpin. Oleh karena itu, beban tersebut harus dipikul bersama antara sang pemimpin dengan jajaran kabinet yang telah dipilihnya dan bekerja dengan penuhkeikhlasan serta tanggung jawab, dengan dukungan doa dari sang rakyat.Sejenak mari kita lihat apa yang terjadi dengan para pemimpin yang ada di negeri ini. Sebagai sebuah negara yang memiliki beragam suku dan bahasa, tentu akan beragam pula karakter pemimpin yang menjalankan roda pemerintahan diwilayahnya. Lihat saja perbedaan karakter antara Jokowi dan Ahok, yang sekarang ini dipercaya menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur oleh rakyat Jakarta, dengan setumpuk permasalah yang terjadi, mulai dari macet yang belum berakhir hingga banjir yang terus menghantui. Karakter kedua tokoh yang satu berasal dari Pulau Jawa dan yang satu dari Pulau Sumatera telah menyedot ribuan pasang mata yang melihat aksi keduanya melalui vidio yang mereka uplode di youtube. Ketegasan seorang Ahok dalam membenahi birokarsi yang amburadul di Jakarta, dipadukan dengan aksi Jokowi yang sering melakukan kunjungan langsung menemui rakyat kecil di pelosok Jakarta, tanpa harus menunggu laporan terlebih dahulu dari para bawahannya. Hal ini telah menjadikan Jokowi sebagai sosok gubernur yang rendah hati dan dekat dengan rakyat kecil. Kisah kedua tokoh tersebut, banyak mengambil simpati rakyat, tetapi banyak juga menuai kritikan dari para birokrat, yang selama ini apa-apa dengan uang dan uang. Rakyat sudah bosan dengan janji, sudah saatnya daerah mereka memiliki pemimpin yang mau mendengar aspirasi rakyatnya. Bukan hanya gasar gusur tanpa ada musyawarah terlebih dahulu. Kehadiran sang pemimpin yang merakyat tentu sangat di harapkan oleh semua kalangan masyarakat. Karena seorang pemimpin yang amanah dan mau mengerti kondisi rakyatnya, akan bekerja dengan hati dan penuh tanggung jawab, tanpa memperdulikan tekanan dari orang-orang yang ingin mengambil keuntungan pribadi.
Welcome to My Blog

Clock

Blog Archive

Kata Bijak

Apabila diantara kamu semua melihat sesuatu kemungkinan maka hendaklah diubah dengan tangannya (kekuatannya), kalau tidak kuasa, maka dengan lidahnya (dinasehatinya), kalau tidak dapat maka dengan hatinya (tidak menyetujuinya), dan dengan hati itulah selemah-lemahnya iman. – ( HR. Muslim ) -

Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean
Powered by Blogger.

- Copyright © d'Lastcialone -- Powered by Blogger -